Tips Merekam Video dengan Hasil Memuaskan

tips merekam video
sumber: google image

Tips Merekam Video dengan Hasil Yang Memuaskan

Membuat video di era modern seperti sekarang dapat dilakukan oleh siapapun. Tidak harus bermodal perangkat yang mahal maupun lengkap. Cukup dengan menggunakan kamera yang terdapat pada Hp maka kamu sudah bisa menghasilkan karya video seperti yang kamu inginkan. Namun meski begitu, untuk mendapatkan hasil video yang bagus dan nampak seperti buatan profesional kamu membutuhkan tips dan langkah yang tak boleh diabaikan. Dalam artikel ini kamu akan mendapatkan tips merekam video dengan Hp yang akan membantu kamu untuk menghasilkan rekaman video yang bagus hanya dengan bermodal kamera HP.

1. Aktifkan Stabilizer

Hal yang paling penting dalam merekam video adalah kestabilan gambar yang dihasilkan. Bila video yang kamu hasilkan memiliki gambar yang jernih namun terlalu goyang kesana kemari tentu akan mengurai minat penonton video tersebut. Tentunya akan pusing melihat gambar yang terlalu goyang tanpa kestabilan. Kamu juga akan gagal menyampaikan nilai seni maupun informasi yang terdapat pada video tersebut. Maka dari itu sangat perlu bagi kamu untuk mengaktifkan stabilizer yang sudah tersedia pada pengaturan kamera smartphone saat akan memulai merekam video. Dengan begitu, smartphone akan otomatis meredam guncangan yang terjadi saat perekaman. Sehingga video yang dihasilkan tampak lebih stabil dan halus dalam segi perpindahannya.

2. Atur White Balance

Banyak para awam yang menggunakan kamera perekam smartphone secara instan tanpa memperhatikan warna yang dihasilkan dari bidikannya tersebut. Maka tak jarang bila kamu sering mendapati video dengan hasil yang berwarna terlalu kuning atau kebiruan. Untuk menghasilkan video yang bagus dengan warna real seperti yang terlihat oleh mata kita maka kamu harus mengatur white balance dari kamera. Biasanya terdapat pada menu setting kamera kemudian kamu bisa membandingkannya antara yang terlihat di viewfinder dengan yang tampak oleh mata. Apakah gambar bidikan kamu sudah memiliki warna yang serupa. Selain itu, kami juga bisa mengatur white balance dengan cara yang sederhana yaitu arahkan kamera smartphone kamu ke benda apapun yang berwarna putih polos. Maka kamera smartphone kamu akan menyesuaikan hasil bidikan mendekati warna normal.

3. Gunakan Headset atau Mic Eksternal

Salah satu kelemahan dalam merekam video menggunakan smartphone adalah suara yang dihasilkan kurang jernih bahkan tercampur dengan bisingnya suara latar belakang atau lingkungan sekitar. Karena bukan kamera profesional maka kamu dapat mengakali pengambilan video dengan kamera smartphone melalui bantuan headset guna memfokuskan suara yang ingin kalian ambil. Sehingga akan meminimalisir bocornya suara-suara dari lingkungan sekitar.

4. Pakai Tripod

Pakailah tripod agar video yang kamu hasilkan memiliki hasil yang lebih stabil. Terutama bila kamu merekam tanpa berpindah-pindah. Lebih baik menggunakan tripod agar gambar yang kamu buat tidak memiliki guncangan atau perubahan posisi yang sangat terlihat. Bagi pemakai smartphone yang memiliki tangan bertremor atau bergetar ketika memegang suatu benda, maka sangat disarankan untuk memakai tripod untuk menghasilkan video yang sesuai harapan. Agar kamu bisa membuat suatu karya video yang sederhana namun enak ditonton dan bergaya profesional.

5. Gerakan Smooth

Jika kamu ingin mengambil video dalam situasi bergerak ataupun mengikuti objek yang akan kamu rekam, maka usahakanlah untuk bergerak secara halus. Karena yang kamu gunakan adalah kamera standar yang tersemat pada smartphone sehingga memiliki sensitifitas tinggi pada perubahan gerak. Janganlah mengambil gambar secara cepat perpindahan satu object ke object lainnya.

Jika kamu melakukannya, maka pasti kamu akan memberikan gambar yang kabur saat proses perpindahan terjadi. Ini akan memperburuk karya videomu dan tentunya membuat video kamu terkesan tidak profesional. Jadi berusahalah untuk menggerakan smartphone sehalus mungkin dalam perpindahan. Pikirkan dan rencanakanlah langkah-langkah shot yang akan kamu ambil sebelum kamu melakukan perpindahan, sehingga kamu akan meminimalisir terjadinya perpindahan secara tiba-tiba.

6. Hindari Penggunaan Zoom

Tips Merekam Video ke enam kalian harus Ingat bahwa yang kamu pakai hanyalah kamera smartphone. Tentunya banyak sekali batasan-batasan yang dapat dilakukan dengan kamera tersebut. Salah satunya adalah zoom, sangat tidak disarankan bagi kamu memakai zoom pada kamera smartphone. Karena zooming pada kamera smartphone lebih banyak membuat noise pada gambar dibandingkan untuk memperjelas. Jadi bila memang kamu ingin memperlihatkan object lebih dekat, maka langkah terbaik adalah dengan mendekati object tersebut. Dengan begitu kamu akan mendapatkan gambar yang lebih jelas dan jernih dibandingkan dengan zoom yang beresiko membuat video menjadi pecah.

7. Perhatikan Angle

Angle merupakan titik tempat kamu membidik object. Angle sangat berhubungan dengan posisi tinggi atau rendahnya mengambil suatu shot. Angle sangat berguna dalam segi psikologis yang akan tercipta pada video yang kita buat. Setiap angle memiliki kriteria psikologis masing-masing. Seperti low angle membuat kesan tinggi, berwibawa atau seram. High angle akan membuat object dipandang secara psikologis menyedihkan, tak berdaya maupun kecil dan lebih rendah.

Sedangkan angle eye level memiliki kesan normal yang santai dan menyenangkan. Jadi bila kamu membuat video dengan adegan seseorang yang sedang marah, maka ambillah dengan posisi low angle sehingga seseorang yang sedang marah tersebut lebih terlihat sisi psikologis amarahnya karena tampak lebih menyeramkan dengan posisi yang menjulang. Maka bila yang kamu ambil adalah adegan menangis, pasti kamu sudah tahu bukan harus mengambil dengan angle apa?

8. Perhatikan Penempatan Object

Penempatan object juga menjadi hal yang penting. Tak harus melulu meletakkan object pada sisi tengah. Meletakkan object pada sisi samping dengan diiringi background yang indah justru akan memberikan nilai artistik yang lebih tinggi dalam karya videomu. Maka mulailah bereksperiman untuk penempatan object yang terkesan lebih berseni dan tidak monoton. Namun jangan sampai membuat viewfinder menjadi tampang terlalu kosong. Kamu harus pintar-pintar mengombinasikan object dengan suasana lingkungan sekitar namun jangan lebih dominan dari object utama yang kamu targetkan.

9. Shot secara Simetris

Seringkali kita mengambil shot namun mengabaikan kondisi dan posisi kamera yang tentunya adalah smartphone. Tanpa sadar kita sebenarnya membidik gambar dengan posisi smartphone yang miring alias tidak simetris. Hal ini akan sangat mengganggu hasil akhir video kalian. Karena saat kalian memutar ulang hasil rekaman tersebut akan sangat terlihat bahwa video yang kamu tonton sebenarnya miring. Memang kemiringan smartphone sangat tidak terasa saat kita sedang merekam karena kita terlalu fokus pada object yang direkam. Tips Merekam Video yang kesembilan ialah haruslah membiasakan diri untuk mengatur posisi smartphone sebelum memulai merekam, apakah dirasa sudah simetris atau belum.

10. Jangan Menutupi Microphone

Pengguna smartphone telah sangat terbiasa untuk memotret menggunakan kamera smartphone. Hal ini akan terbawa pada saat mengambil video menggunakan kamera smartphone. Yaiitu kebiasaan untuk hanya fokus pada gambar yang sedang dibidik sehingga tak sadar bahwa pada perekaman video diperlukan kombinasi dengan suara. Kebiasaan pengguna smartphone yang memegang HP nya dengan berbagai cara akan terbawa pada saat merekam video sehingga tak sadar bahwa telah menutupi bagian mirophone yang terdapat pada smartphone. Mulailah membiasakan diri dan menghafal bagian microphone smartphone anda untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dalam merekam suara.

baca juga: cara memilih setting ISO yang benar