Tips Menjadi Food Vlogger

Mulai dari tahun 2000 lalu, istilah Blogger atau penulis online pasti sudah bukan menjadi pekerjaan yang asing lagi. Blogger ini adalah mereka yang menuliskan review atau promosi di channel-nya. Nah, beberapa waktu belakangan ini, setelah suksesnya dengan Blog, munculah istilah baru yaitu Vlogger. Vlogger atau yang biasa disebut dengan YouTuber ini adalah seorang pekerja seni yang mencurahkan kreativitasnya melalui video dan diunggah ke sosial media seperti YouTube.

Para Vlogger ini mendapatkan penghasilan dengan membuat video-video yang dibuat dan diunggah ke YouTube dengan berbagai ciri dan jenis videonya, ada yang mendokumentasikan kesehariannya, review barang, makanan pun kegiatan travelling-nya. Nah, salah satu Vlogger yang lagi naik daun adalah Food Vlogger.

Untuk kamu yang tertarik jadi Food Vlogger, ini dia tipsnya!

1. Channel Youtube

cara menjadi foof vlogger

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat channel YouTube yang akan dipakai sebagai tempat menampilkan seluruh karyamu. Pelajari semua fitur yang terdapat di YouTube dan buat channelmu semenarik mungkin. Tambahkan banner, deskripsi dan berbagai hal lainnya. Kalau langkah awal ini sudah berhasil kamu penuhi dengan baik, berarti kamu sudah bisa melangkah lebih jauh lagi untuk menjadi Vlogger. Jangan lupa untuk selalu mempromosikan channelmu di media sosial ya!

2. Buat hal yang beda di channel kamu

food vlogger

Sekarang ini sudah ada banyak sederet nama Food Vlogger yang ada. Untuk membuat viewers-mu terus bertambah, cobalah membuat konsep video yang unik dan berbeda dari Food Vlogger yang lainnya. Hal ini akan membuat channelmu jadi berbeda dan lebih menarik. Usahakan untuk tidak menjadi follower, namun jadi trendsetter. Kalau kamu membuat hal baru, kamu akan mengundang banyak subscriber! Melihat channel yang sejenis juga bisa memicu kreatifitas untuk membuat video lebih maksimal lagi.

3. Jangan memaksakan diri untuk memiliki alat yang canggih

Kalau peralatanmu baru sebatas kamera HP untuk memulai Vlog, janganlah memaksa diri untuk meng-upgrade-nya secepat mungkin. Maksimalkan hasilnya dengan peralatan yang kamu miliki. Seharusnya, alat yang sederhana tidak membatasimu untuk berkreasi dan membuat hal yang lebih baik lagi. Setelah melihat perkembangan dari waktu ke waktu, kumpulkan modal sedikit demi sedikit untuk membeli peralatan yang dibutuhkan untuk membuat video tersebut.

4. Melakukan riset terlebih dahulu

Hal lain yang harus diperhatikan sebelum membuat video adalah melakukan riset. Video yang akan dibuat sebaiknya mengikuti tren yang sedang ramia di kalangan masyarakat, oleh karena itu pentingnya melakukan riset terlebih dahulu agar dapat diterima oleh subscriber atau penonton videomu tersebut. Riset dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat sosial media dan mencoba hal-hal baru untuk pengalaman pribadi. Biasanya, Food Vlogger akan mengunjungi restoran baru untuk melakukan review.

5. Belajar video editing

Meskipun hanya editing yang sederhana dengan menggunakan Sony Vegas atau Windows Movie Maker, namun tetap saja usahakan untuk belajar banyak mengenai teknik edit video tersebut agar terlihat menarik. Walaupun teknik menggambar sudah baik, namun sangat disayangkan kalau tidak dibarengi dengan teknik edit video. Nah, para Vlogger ini biasanya telah berhasil menguasai teknik videografi dan editing video yang mumpuni yang dapat menghasilkan video yang menarik.

Nah, pada dasarnya, untuk menjadi Vlogger, kamu harus mengetahui betul mengenai hal yang akan disajikan kepada penonton. Kalau video sudah diterima pasar, maka kesuksesan pasti akan mengikuti. Untuk para Vlogger, yuk berikan tips a la kamu untuk bisa menjadi Vlogger yang sukses!