Tips Mengambil Gambar Agar Tidak Noise

Tips Agar Gambar Tidak Berbintik (Noise) Saat Mengambil Foto – Melakukan aktivitas memotret pada area pencahayaan minim memang sangat TIDAK disarankan, karena pada dasarnya hasil foto yang baik baru bisa di dapatkan jika objek yang kita bidik mendapatkan pencahayaan yang baik.

Tapi, apakah urusan pencahayaan itu adalah syarat mutlak supaya foto bisa bebas noise? Nggak juga sih sebenernya. Itu faktor yang paling penting memang, tapi nggak mutlak harus dapat pencahayaan yang terang benderang.

Nah di posting kali ini, kami akan coba untuk berbagi pada kalian para pembaca soal hal-hal apa aja sih yang perlu diperhatikan supaya foto yang kita ambil itu bersih atau bebas dari noise? Dan berikut adalah tips nya:

1. Perhatikan Pencahayaan

Seperti yang sudah kami sebutkan tadi, bahwa pencahayaan menjadi unsur yang paling penting jika kamu ingin hasil foto bebas dari noise karena jika kita mengambil foto di area kurang cahaya, maka kamera akan secara otomatis menaikkan ISO dan itulah yang menjadi penyebab utama timbulnya noise. Tapi pertanyaannya adalah : kenapa kamera harus menaikkan ISO? Jadi gini…….

Dalam dunia fotografi, ada 3 faktor atau elemen utama yang menentukan kecerahan foto atau biasa disebut sebagai segitiga exposure yakni ISOshutter speed, dan aperture. Nah agar foto bisa nampak cukup terang, settingan dari ketiganya ini haruslah saling menyesuaikan. Biasanya, kamera akan sangat memprioritaskan settingan shutter speed agar tetap cukup cepat untuk menghindari efek blur.

Maka, jika kita mengambil foto di area kurang cahaya, maka kamera akan “mengorbankan” ISO untuk dinaikkan, khususnya untuk kamera handphone karena saat ini belum ada kamera handphone yang aperture (bukan lensa) nya bisa diubah-ubah. Itu gambaran singkatnya aja yaa.

Pencahayaan yang bagus adalah pencahayaan dari sinar matahari, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tapi jika kamu berada di dalam ruangan, maka cahaya matahari takkan cukup baik untuk menerangi objek foto, sehingga kamu akan membutuhkan pencahayaan tambahan yaitu dengan cahaya lampu, misalnya, agar kamera tidak menaikkan ISO terlalu tinggi.

2. Gunakan Mode Manual

Tapi bagaimana jika keadaan tidak memungkinkan? Misalnya ingin berfoto di dalam ruangan dengan cahaya lampu yang tidak cukup cerah? Nah, disinilah kamu bisa manfaatkan mode manual di kamera atau hape milikmu (jika tersedia).

Segitiga exposure fotografi

Kamu bisa coba “paksakan” ISO di angka terkecil, atau setidaknya 200 kebawah untuk kamera hape, tapi untuk kamera DSLR atau mirrorles sih sepertinya nggak terlalu masalah juga kalau set ISO di angka yang lebih tinggi lagi. Kalau keadaan tak memungkinkan (terlalu gelap) yaa boleh aja sih menaikkan ISO lebih tinggi, asalkan nilainya diusahakan sekecil mungkin. Nah jika kamu menurunkan ISO, maka kamera akan secara otomatis memperlambat shutter speed, dan disini kamu akan menemukan masalah lain.

Jika kamera mensetting shutter speed terlalu lambat dan kamu tak cukup stabil untuk memegangi hapemu ketika sedang memotret, maka hasil fotomu akan terlihat kabur atau blur. Maka seperti yang mimin bilang tadi, jika tidak memungkinkan, kamu bisa coba menaikkan ISO hingga 1 atau 2 stop (tergantung kebutuhan). Dalam kasus ini, fitur ISO pada kamera akan cukup membantu untuk meminimalisir efek blur karena shutter speed yang terlalu lambat.

Nah, itulah beberapa tips dan penjelasan singkat yang bisa kami sampaikan. Jika kalian ingin artikel lainnya mengenai fotografi atau videografi? Kunjungi kami DISINI. Terima kasih. Semoga bermanfaat.

Sumber: google