Tips Memilih Ring Light Untuk Foto atau Vlogging

Jika kerap kalian menonton makeup tutorial di YouTube mungkin anda salah satu yang bertanya-tanya bagaimana si vlogger bisa tampil flawless. Rahasianya adalah ring light.

Ya, ring light memang memberikan pencahayaan ciamik untuk tampil sempurna di kamera tanpa perlu di studio wah. Karena lampu itu memberikan pencahayaan merata ke seluruh wajah layaknya studio professional.

Keunggulan ring light adalah anda hanya perlu satu lampu untuk menghasilkan penampilan kece bak iklan. Karena biasanya studio memakai dua lampu yang diberi softbox agar seimbang pencahayaannya.

Beauty tutorial di YouTube , Kandee Johnson, yang merasakan perubahan drastis setelah menggunakan ring light. Kini memiliki 3,8 juta subscriber, ia mengaku pertama kali mengetaui “lampu ajaib” itu dari sesama YouTuber bernama Judy Travis yang memiliki 1,4 juta subscriber. Toko tempat Kandee membeli ring light yang sudah digunakannya beberapa tahun juga akhirnya kebanjiran order hingga 200-300 lampu sejenis setiap bulannya.

“Karena ring light bentuknya lingkaran maka kamu bakal punya zona netral di bagian tengah wajah dan lingkaran cahaya mengelilingi wajah jadi efeknya tepian wajahmu terlihat lembut,” ucap Stephanie Musick, pemilik store tersebut soal alasan mengapa ring light banyak diminati.

“Tidak ada cahaya langsung jatuh ke wajah sehingga noda di wajah juga bisa hilang. Tidak masalah juga penempatannya, cukup taruh tepat di depan wajah dan langsung pas pendar cahayanya. Anda hanya perlu stand light untuk menyangganya.”

Jenis Ring Light dan Perbedaannya

Jenis ring light ada LED dan Fluorescent.

Beda paling utama adalah Fluorescent berupa lampu neon putih sedangkan LED berupa lampu kecil-kecil dalam jumlah banyak (biasanya jumlah itu tercantum pada nama tipe). Sehingga cahaya LED lebih terang dan tahan lama. Jika daya hidup fluorescent 10 ribu jam maka LED hingga 100 ribu jam. Lalu bagaimana efeknya terhadap kualitas pencahayaan dari fluorescent dan LED?

Untuk hasil yang menghasilkan output lebih akurat adalah jenis LED.

Perlu diingat juga, kedua jenis lampu itu sama-sama memakai cahaya putih. Hal ini tentunya sangat penting untuk shot kecantikan, makeup dan fotografi portrait dalam menangkap warna yang “benar”.

Patut dicatat juga, jenis fluorescent membutuhkan kehati-hatian tinggi karena berupa neon yang ringkih. Jika terbentur maka mati seluruhnya, sedangkan LED tidak. Anda hanya perlu mengganti salah satu lampunya yang mati atau malah melanjutkan penggunaan jika tidak berpengaruh banyak pada kualitas pencahayaan.

Selain itu juga ada ring light yang memakai dimmer dan tanpa dimmer. Apa perbedaan fungsinya?

Nah, dimmer berfungsi untuk mengatur terang dan redup lampu. Jika tanpa dimmer maka cahayanya sudah paten alias tidak bisa diatur. Sehingga anda hanya bisa mematikan dan menyalakan tanpa mengatur intensitasnya jika membeli yang tanpa dimmer.

Tentunya ini tergantung kebutuhan yang disesuaikan dengan warna kulit wajah. Jika kompleksitas tinggi, misalnya warna tak merata, akan lebih mudah memakai yang dilengkapi dimmer.

Sedangkan untuk ukuran diameter lampu yang besar atau kecil juga berpengaruh pada hasil. Ring light ukuran kecil biasanya memiliki jumlah lampu sedikit. Tentunya masih berfungsi menerangi wajah dengan baik namun tidak seterang yang jumlah lampunya banyak. Tergantung pula dengan jauh dekat anda menempatkan ring light di depan wajah. Semakin dekat maka cahaya yang menyinari semakin tajam.

Selain itu, efek halo alias pantulan lingkaran di bola mata juga berbeda. Ring Light ukuran kecil akan menghasilkan pantulan bulatan kecil, namun yang besar bisa nyaris memenuhi bola mata.

Nah, itulah tips dan kegunaan ring lighting untuk kalian yang suka berfoto dan membuat vlog. Jangan sampai salah beli ya guys! Semoga bermanfaat. Terima kasih. Baca artikel lainnya disini.