Sejarah Perkembangan Videografi


1. Ditemukannya Kamera Fotografi

Keberadaan kamera video sangat berkaitan dengan terlebih dahulu ditemukannya fotografi dan film seluloid. Konsep photos dan graphos atau merekam gambar melalui cahaya dimulai dengan ditemukannya camera pinhole sekitar abad ke-16 hingga 17, yaitu alat berupa kotak yang terbuat dari papan kayu dan salah satu dinding kotak tersebut dilengkapi lensa obscure yaitu lubang kecil tepat ditengah-tengah. 


2. Era Film Seluloid-Mekanik (Film bisu) 
Hasil fotografi adalah citra atau ilusi satu gambar tetap (still picture) sehingga tidak menghasilkan ilusi atau kesan gerakan. Perkembangan fotografi ini terus didorong dengan dirintisnya penciptaan film (motion picture) oleh Thomas Alva Edison dengan diciptakannya kinetiscope. Kemudian penemuan ini dikembangkan oleh Lumiere bersaudara pada 28 desember 1894 dengan dibuatnya cinematographe, yakni piranti yang mengkombinasikan kamera sebagai alat untuk memproses film dengan proyektor menjadi satu.


3. Era Telekomunikasi
1844 Ditemukannya telegram oleh Samuel Morse 
1876 Alexander Graham Bell mengirim pesan lewat telepon untuk pertama kalinya 
1880 Heinrich Herzt menemukan gelombang elektromagnetik
1884 Paul Nipkow menemukan televisi mekanik – Jantra Nipkow
1894 Film bioskop pertama diputar dan ditonton oleh masyarakat
1895 Guglielmo Marconi menyampaikan pesan melalui radio untuk pertama kali
1912 Lee de Forest membuat vacum tube 
1920 Radio siaran diperkenalkan oleh KDKA di Pitsburgh 
1923 Vladimir K Zworykin membuat lonoscope (tabung televisi) 
1930 Philo T Fransworth membuat televisi rumah 
1933 RCA mendemonstrasikan televisi siaran di Amerika
1941 Televisi komersial mengudara

Kamera video ——> Media presentasi adalah Televisi dan atau media elektronik
“Perkembangan kamera video beriringan dengan perkembangan media televisi mulai dari prinsip gelombang analog hingga digital”

Format-format video yang dikenal:
1. Seluloid (film bisu-skg)
2. U-matic (perangkat besar-awal tvri)
3. Beta (’80)
4. Vhs, svhs (’80)
5. Supercam (’90)
6. Betacam (’90) mulai dikenal 3ccd -charge cople device-tech
7. Era digital video; betacam, Mini dv, dvd, hdd, (95-skg…)

Sistem televisi-video
1. Ntsc national system comitte 525 grs/detik USA,jepang,kanada,meksiko,korea
2. Pal phase alternathing lines 625 jerman,indonesia,australia,eropa,cina
3. Secam sistem sequential colour avec memoire 819 prancis,timteng,afrika
4. Hdtv high definition television broadcasting sistem 1125 USA-sejak’80

SOP-STANDART OPERATIONAL PROCEDURE Membuat sebuah karya video
1.PRA PRODUKSI, prosesnya meliputi:
a. Ide gagasan ——–> Sumber Buku, novel, pengalaman, karya lain
b. SINOPSIS ——–> Uraian gagasan secara tertulis. Biasanya masih bersifat abstrak
c. treatment ——–> Sinopsis diuraikan dalam treatment. Sudah dibentuk sequencialnya
d. Skenario ——–> Rincian dari treatment. Sudah ditulis dialog, suara, pergantian gambar, dll
e. Break Down Script –> Berupa pemahaman naskah oleh artis dan Crew serta dibuatnya storyboard
f. GR ——–> General Reherseal meliputi artis, teknik, persiapan equipment produksi dsb
2.PRODUKSI
prisipnya adalah Proses shooting,yakni:
Kameraman & crew produksi merubah bahan tertulis (skenario) menjadi bahan audio dan visual
3.PASCA PRODUKSI
Proses Editing,Bahan audio dan visual dari hasil produksi, dikumpulkan, diseleksi, dipotong, digabung,
diberi efek (visual/audio), sehingga menjadi materi tayangan yang berkesinambungan
dan bermakna pesan yang komunikatif(berarti) bagi kreator maupun bagi khalayak. Selanjutnya baca artikel lain “operasional komputer editing”, “System Editing”

Terima kasih telah membaca artikel ini. Semoga bermanfaat. Sumber by google. Baca artikel lainnya disini.