Mengenal Jenis Kamera Analog

Meski era digital sudah merajalela, kamera analog masih tetap memiliki penggemar. Hal ini dibuktikan dengan makin ramainya pengguna kamera analog di Indonesia. Tidak hanya itu, demam kamera analog juga sudah berhasil membuat beberapa produsen kamera untuk mulai memproduksi produk filmnya lagi.

Nah, buat kamu yang ingin terjun di dunia fotografi analog, tidak ada salahnya untuk mulai mengenal jenis-jenis kamera analog. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

1. Kamera lubang jarum/pin hole

jenis Kamera Analog
Kamera pin hole (Sumber: Wikipedia.com)

Kamera ini merupakan salah satu perwujudan dari sebuah produk yang sederhana. Untuk menghasilkan gambar, kamera ini hanya mengandalkan sebuah lubang sebesar jarum. Bahkan kamu bisa membuat sendiri kamera ini menggunakan kertas dengan template yang bisa dicari di internet.

Namun bila membuat sendiri dirasa terlalu merepotkan, pabrikan seperti Holga dan Lomo juga memiliki kamera analog jenis ini.

2. Kamera instan

jenis Kamera Analog-2

Untuk jenis kamera yang satu ini mungkin kamu lebih mengenalnya dengan kamera Polaroid. Kamera ini sempat dijadikan andalan untuk keperluan memotret foto untuk keperluan dokumen. Hal ini karena kecepatannya dalam mencetak gambar yang bisa diandalkan.

Selain Polaroid masih banyak produsen kamera yang juga memperkenalkan produk serupa. Fujifilm dan Kodak merupakan pabrikan lain yang juga terkenal dengan produk kamera instannya.

3. Kamera point and shoot

jenis Kamera Analog-3

Sama seperti kamera point and shoot pada kamera digital, untuk versi analognya kamera ini hadir untuk para pecinta fotografi yang tidak mau repot dalam memotret. Kebanyakan kamera point and shoot analog menggunakan film 35mm. Salah satu produk yang menjadi idola pada jenis ini adalah kamera Olympus MJU II.

4. Kamera range finder

jenis Kamera Analog-4

Pada dasarnya jenis kamera yang satu ini membidik objek langsung dari viewfinder. Untuk menentukan fokusnya, kamu harus menggabungkan dua citra untuk menjadi sebuah gambar yang jelas pada jendela bidiknya.

Kelebihan dari sistem fokus yang dimiliki oleh kamera range finder adalah kamu tidak perlu bergantung pada intensitas cahaya yang ada di sekitarnya. Namun, fokus dari kamera ini pun tidak selalu akurat. Namun justru itu yang menjadi seni dari penggunaan kamera jenis ini.

Pada kamera jenis ini, salah satu produk yang paling digemari adalah Canonet G-III QL17.

5. Kamera Single Lens Reflex (SLR)

jenis Kamera Analog-5

Untuk mempermudah pemahanmu tentang kamera ini, coba saja bayangkan kamera DSLR namun menggunakan film. Untuk mendapatkan hasil foto yang baik pada kamera SLR kamu harus bisa menentukan kombinasi segitiga eksposur yang tepat. Beberapa produk kamera jenis ini juga sudah dilengkapi dengan internal lightmeter serta fitur autofocus

Pada jenis ini kamera Pentax K1000 merupakan yang paling banyak dicari.

6. Kamera Twins Lens Reflex (TLR)

jenis Kamera Analog-6

Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa kamera analog ini menggunakan lensa ganda untuk memotret. Satu lensa untuk menangkap citra, sedangkan lensa lainnya berfungsi sebagai jendela bidik. Salah satu produk yang paling sering dijadikan koleksi dari jenis ini adalah kamera Rolleiflex.

7. Kamera Medium Format

jenis Kamera Analog-7

Jenis kamera ini dibedakan berdasarkan film yang dipakainya. Kamera medium format kebanyakan menggunakan film dengan ukuran 110mm. Bentuk dari kamera ini bisa berupa range finder atau pun twins lens reflex. Pada kamera jenis ini produk Hasselblad dan Mamiya yang menjadi favorit untuk dimiliki.

Dengan mengenal jenis kamera analog, kamu akan menjadi lebih mudah untuk menentukan produk mana yang ingin dibeli. Rentang harga kamera analog tersedia mulai dari ratusan ribu rupiah sampai puluhan juta rupiah. Kamu tinggal pilih yang sesuai dengan bujet dan kebutuhanmu saja.

Yuk baca artikel lainnya dan selengkapnya disini ya. Terima kasih. Semoga bermanfaat. Sumber by google.